Sabtu, 20 Oktober 2012

kenangan yang tertoreh denganmu tak pernah ada habisnya, ayah

selamat malam ayah,di warna langit yang semakin pekat menghitam ini aku belum kunjung menutup mata. terlebih lagi di malam yang sendu ini, selalu terlintas bayangan kedua bola matamu yang terukir kuat di benteng langit sana.
ingin ku dekap ribuan bintang yang malam ini mencoba mengejek keenggananku untuk mengikuti aroma malam yang semakin membusuk.
ayah..
pahamilah, aku berpijak di tanah basah ini dalam lindunganmu, dan selalu berada dalam batas wajar seperti yang dulu pernah kau tuturkan.
ayah ingatkah ? dulu sewaktu umurku masih di tingkat kekananakan, kala mentari masih berwarna jingga keemasan dengan di seringai terpaan awan abu yang membakar sedikit demi sedikit rasa panas yang menghujam, aku selalu berada di atas lindungan payung darimu, kau yang membuat segala kata-kata hujatan menjadi sebuat penghargaan. sebuah penghargaan yang kau ubah sedemikian rupa agar tempurung kepalaku yang diisi sebuah benda berharga dengan nama otak dapat bekerja dan mengerti apa yang di maksud, karena saat itu aku masih belum bisa menerka apa saja arti dari sebuah kalimat baku yang sering berlalu lalang di pikiranku.
ayah..
menepilah terlebih dahulu, walaupun hanya sejenak dan hanya sejengkal untuk menatap mataku.
karena ketika bintang yang berpijar di atas sana tlah menghilang dan berganti lembaran sebuah hari dengan terik mematikan, mimpi ku kan ikut luntur didalamnya. jadi, ikutilah kata hati yang selalu menyambar di benakmu dan itu dariku..
ikuti tapak kaki yang rapuh itu melangkah, karena hanya dari situ kita dapat bersua, seakan nyata meski ternyata hanya dalam mimpi, seakan benar-benar menjadi manusia kembali, padahal akulah yang mengikutimu menjadi sebuah roh dalam mimpiku sendiri.
pintaku tuk ikut hanyut dalam keadaan haluan palsu semakin memikatku untuk berhadapan dengan sebuah takdir yang mengenaskan, tapi asaku akan tetap bergelayut dalam keinginan kuat akan tetap memaksaku agar lebih percaya akan adanya keajaiban, dan keajaiban itu berasal dari dalam hati, dan keajaiban itu akan tetap dan pasti hanya Tuhan pemiliknya.
keajaiban itu akan tetap aku elu-elukan dimana sebuah cahaya abadi akan terpancar untukku kala nanti.
aku dapat merasakan kehangatan ragamu dalam benakku yang sesungguhnya, sebuah keabadian nyata dalam sebuah kehidupan abadi yang nyata, walaupun itu nanti !
dan ayah percayalah..
aku disini tak segan segan tetap berusaha mematung untuk berdoa dan berinteraksi dengan Tuhan, seperti yang dulu pernah ayah terapkan untukku.
dan percayalah satu kalimat ini, aku janji akan tetap menjaga bidadari mu dunia akhirat dan permaisuriku dunia akhirat.
dialah ibu..
sesosok wanita perkasa yang biasa aku menyebutnya Tuhan Kecilku :) dia akan tetap menyunggingkan sebuah senyuman kala bersamaku, mestinya Tuhan menakdirkan satu ikatan yang tak pernah lekang oleh waktu, namun ternyata waktu tak pernah berpihak dengan cekatan untuk itu, dia malah merubah kehendaknya yang memisahkan aku dengannya ..
bantulah aku dengan seringaian doa yang keluar dari bibir tipismu, yah.
terkalah segala hal yang tertanam dan terus tumbuh dalam benakku, segala kerisauan hati yang entah dimana ujungnya dan sampai kapan tetap bersarang dalam pikiranku.
aku terus bertatapan kuat dan mencoba melawan takdir, namun aku tak sekuat yang orang-orang perbincangkan ! aku hanya manusia biasa yang butuh nafas dari Tuhan.
namun ayah jangan pernah khawatir akan keadaanku, aku hanya butuh doa saja, selebihnya jangan paksakan diri untuk memikirkanku.
cukup sudah beban ayah selama ini yang tertanggung selama di dunia.
kini ayah sudah merasakan bagaimana nikmatnya surga kan ? untuk itu, berhentilah menjadikanku sebuah beban kecil namun menyakitkan.
aku bisa menanganinya dengan mudah demi ayah kok :')
karena aku sayang ayah, makanya aku tak pernah tega melihat kening ayah berkerut seperti itu, aku cuma butuh sebuah senyuman manis dari wajah ayah yang semakin segar itu :') ayah kangen kan sama aku ?
AKU juga :)
aku selalu belajar dari sebuah mimpi, menampung segala yang baik dan mengubur segala hal yang terlintas dan tergambar buram mengerikan.
pewujudan mimpi akan nyata jika ada sebuah niat dan usaha !
bye ayah, selamat malam.
gadis kecilmu ini akan semakin tumbuh besar lagi.
ayah tak pernah bosan kan untuk mengikuti perkembangan gadis kecil ayah ?
selamat istirahat ya ayah, aku esok nanti akan menjenguk dan bertamu ke surga ayah disana :') tapi nanti..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar